MATA PELAJARAN DI PPS AL DJALIEL SELAMA 6 TAHUN
MATERI / KURIKULUM MADRASIYAH
1.
التوحيد /
Tauhid
Yaitu Pengenalan dan pengetahuan yang membahas
tentang ketuhanan dan sifat-sifatNya, Tentang kenabian, Malaikat besarta
sifat-sifatnya pula, dimana bidang ini juga dikenal dengan sebutan ilmu Aqidah
(Ilmu dasar yang wajib hukumnya bagi setiap muslim mempelajarinya sebelum
mengenal bidang-bidang ilmu yang lain.
Kitab dasar Ilmu Tauhid yang mudah ditemukan
hampir setiap pesantren Ahlussunnah wal Jama’ah, seperti misalnya kitab jawahir
al kalamiya جواهر الكلامية , Aqidatul awam عقيدة العوام yang ditulis oleh Syeikh
Ahmad Marzuqi dan kitab lain sebagainya.
2.
Fiqh/Fikih/الفقه
Ilmu yang menerangkan tentang syariat agama
Islam, pokok dasar yang menjelaskan 5 lima hukum Islam (Wajib, Haram,
Makruh, Sunnah, Mubah), tentang syarat rukun berikut tentang sah dan
batalnya ibadah, mu’amalah (ma’isyah, pekerjaan, bisnis, akad-muakad dll)
Kitab dasar umumnya yang digunakan oleh
pesantren ialah seperti kitab Mabadi’ مبادئ الفقهية , Safinatunnajah سفينة النجاة dan juga biasanya
pesantren membuat kitab pedoman utama tentang fiqih dasar untuk kalangan
sendiri, dengan format Q&A / Tanya jawab seputar ibadah, seperti mengenai
shalat, wudlu’, najis beserta detailnya, namun rujukannya mengacu pada fiqih
induk agama Islam yang mu’tabarah/ diakui keumumannya.
3.
Akhlaq / الأخلاق
Tuntunan menjalankan keutamaan, pembetukan
kepribadian dan attitude/ moral secara islami, seperti bagaimana berperilaku
baik dalam keluarga, dalam lingkungan dan masyarakat secara luas, menghormati,
dan mencintai sesama.
Adapun bidang ini ada 2 penilaian, yaitu Akhlaq
secara materi/teori kitabiyah dan kedua Akhlaq secara muthabaqah yaumiyah /
praktek keseharian.
4.
Tajwid / التجويد
Pedoman membaca Al-Qur’an dengan tartil, yaitu
memenuhi hukum sifat bacaan, cara dan posisi pelafalan huruf hija’iyah dan
tentu Bersama kaidah-kaidah membaca dengan benar dan indah.
5.
Imla’ / الإملاء
Pengenalan penulisan huruf Arab, Kaidah metode
menulis, menyambung dengan benar, dimana penulisan/menyambung tulisan Arab
berpengaruh terhadap pemaknaan lafadh Arab.
6.
Nahwu / النحو
Ilmu kunci bagaimana membaca kalimat kalam arab
secara gramatikal untuk kemudian menjadi pedoman pokok memahami maksud dan
tujuan yang terkandung dalam kitab turots (kitab klasik asal), kalam Al-Qur’an,
hadits dll.
7.
Tashrif / التصريف
Pengetahuan tentang bagaimana peletakan masing
masing huruf dalam kalimat arab dengan benar.
Dan fan ini merupakan bagian pokok Ilmu
gramatika arab yang tidak bisa dipisahkan dari ilmu Nahwu, perumpamaannya
seperti Grammar dalam Bahasa inggris. Kitab dasar yang dipakai pada umumnya
seperti Amtsilah al Tashrif, juga Kailani dll.
8.
Hadits / الحديث
Kajian mengenal perkataan Nabi, Perbuatan serta
Riwayat tentang sifat dan sikat Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Dimana hadits adalah sumber ke 2 dua setelah Al
Qur’an dalam pengambilan dasar hukum syariat Agama Islam (Mashadir al
tasyri’). Biasanya hadits dasar yang digunakan seperti Arba’in al
nawawiyah dls.
9.
Mushtolah Hadits, Ilmu Hadits مصطلة
Ilmu untuk mengetahui berbagai macam hadits
nabi, menelaah status kuat dan lemahnya, terutama untuk mengidentifikasi
sanad/mata rantai Riwayat hadits yang kemudian bisa diketahui bahwa hadits
tertertu adalah shahih, hasan, dlo’if bahkan maudlu’/palsu dst.
Kitab dasar yang digunakan biasanya seperti
kitab mandhumah al baiquniyah.
10.
Tafsir Al Qur’an التفسير
Mengenal maksud dan makna Ayat Al Qur’an yang
Sebagian besar didasari sebab-sebab diturunkannya ayat dan surat, yang juga
tidak jarang memuat sejarah seputar ayat dan surat dimaksud.
Pada umumnya kitab awal seperti Kitab Al
Jalalain dls.
11.
Allughah, Bahasa Arab اللغة العربية
Fan ini sebagai pendukung agar lebih mudah
memahami literatur kitab sebagai dalil dan pijakan penggalian hukum-hukum
syariat, selain itu santri agar memahami dan mampu berbahasa arab dengan fasih
melalui Latihan Latihan (hiwar & muhadatsah, percakapan) menggunakan
Bahasa arab sehari-hari.
12.
Tarikh التاريخ
Sejarah dan ilmu sejarah untuk mengetahui
sejarah asal usul agama, kenabian, naman ama sahabat, tokoh-tokoh penting yang
berjasa dalam pengembangan Islam.
Sejarah yang dipelajari dalam Pesantren adalah
demi menjaga keotentikan dan kemurnian sejarah, dimana saat ini diluaran para
sejarawan secara bebas mengutip dan menyebarkan sejarah agama yang bersumber
dari referensi yang lemah, kabur dan invalid.
13.
Qa’idah Fiqh القاعدة
Mengenal teori pijakan berijtihad dan menggali
hukum dari Al Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyas.-
Dimana Sebagian besar dari penciptaan teori
kaidah ini disarikan dari isyarat dan pesan-pesan terkandung dari Hadits-hadits
nabi. Seperti kitab Al Asybah wa al Nadha’ir dls.
14.
Muhafadhah المحافظة
Yaitu kegiatan menghafal bacaan-bacaan penting
dalam peribadatan, keilmuan dan lainnya yang dibutuhkan secara khusus pribadi,
secara umum dalam kemasyarakatan seperti tahlil, shalawat, maulid diba’ dsb.
15.
Materi-materi Pendukung Pengembangan, seperti ;
@. Balaghah – البلاغة Sastra Arab
@. Mantiq – المنطيق Ilmu pelengkap Pola kalam dan bahasa
@. Fara’idl – الفرائض Ilmu waris mewaris harta tirkah
@. Bahasa Asing lainnya.
Materi materi diatas umumnya diberikan secara
berjenjgan dan klasikal dengan dibantu/guru fan yang berkompeten sesuai bidang
masing-masing.
Sedangkan kegiatan kepesantrenan lebih banyak diisi dengan kegiatan
ubudiyah/peribadatan praktek keilmuan, istighatsah, hafalan tambahan, kajian
kitab – kitab akhlaq, tasawuf dan lain sebagainya.

Komentar
Posting Komentar